Featured Posts

berita sepak bola - Langgar Cruz Azul 4-0, Madrid ke... Real Madrid memastikan diri luput pada final Piala Dunia Antar pasukan sesudah menjatuhkan Cruz Azul. Melalui gol-gol dari Sergio Ramos, Karim Benzema, Gareth Bale, serta Isco, Madrid menang empat gol...

Read more

Judi bola online - Kekuatan Bayern Bikin Augsburg Kecapekan Bayern Munich berjaya mendekatkan tahap juara musim dingin (Herbstmeister) setelah menundukkan Augsburg 4-0. Pernah menyamakan Bayern di episode pertama, Augsburg akhirnya kalah risiko kontrol keseluruhan...

Read more

vidio sepak bola - Mihajlovic yang Tajam mata Menggantikan... Kinerja sama mata diraih Juventus saat menghadang tahapan 4 Serie A, Sampdoria, di Juventus Stadium. Sempat tertinggal menang lebih dulu sama gol Patrice Evra, Sampdoria berhasil menjarah angka melalui...

Read more

Member agen bola login - Setan Merah VS Si Merah: Pertentangan... Premier League pekan ke-16 akan menjadikan duel 2 raksasa Inggris, Manchester United serta Liverpool, dalam Old Trafford, Minggu (14/12) malam WIB nanti. Kompetisi yg diprediksi akan melintas tajam mengingat...

Read more

Bola Online Indonesia - Tameng Jelek Si Merah Memudahkan... Penantian Liverpool akan Liga Champions hasilnya terkikis sedikit demi sedikit. Atas awal mereka udah rumit menahan lawan “gampang” bagaikan Ludogorets, terutama klub bertabur bintang, Real Madrid. Tadi...

Read more

  • Prev
  • Next

berita sepak bola – Langgar Cruz Azul 4-0, Madrid ke Final

Category : Artikel

Real Madrid memastikan diri luput pada final Piala Dunia Antar pasukan sesudah menjatuhkan Cruz Azul. Melalui gol-gol dari Sergio Ramos, Karim Benzema, Gareth Bale, serta Isco, Madrid menang empat gol tanpa balas.test1

Di pertentangan yang berjalan pada Stade de Marrakech, Marrakesh, Rabu (17/12/2014) subuh WIB, Madrid tampak relatif kuat. Los Blancos terekam punya 20 attempts (13 on target) sejauh rivalitas. Sementara, Cruz Azul miliki 15 attempts sejauh kompetisi, tetapi selesai rampung yg buruk cuma menghasilkan lima di antaranya akurat bidikan.

Madrid sudah unggul dua gol tanpa balas pada babak pertama. Gol pertama mereka diciptakan oleh Sergio Ramos di menit ke-15, sementara gol ke-2 mereka diciptakan oleh Karim Benzema dalam menit ke-36.

Gol Ramos diawali oleh 1 buah depakan lepas dr sisi kiri tameng Cruz Azul. Tendangan bebas itu lalu kemudian dieksekusi sama Toni Kroos & membubung ke area depan gawang Cruz Azul. Ramos dan kemudian menanduknya dan menyampaikan Madrid keunggulan 1-0.

Setengah jam pertarungan melintas, Kroos memperoleh peluang via sepakan dari luar kotak penalti. Tetapi, tendangannya masih dapat diamankan oleh kiper Cruz Azul, Jose Corona.

Di menit ke-35, Benzema meninggikan keberhasilan Madrid menjadi 2-0. Dani Carvajal memerankan pemeran krusial pada gol kedua itu. Menusuk atas sebelah kanan, Carvajal mengecoh tiga orang pemain lawan sebelum alhasil mencopot umpan silang. Sasaran yg dilepaskan oleh Carvajal itu setelah itu disambar oleh Benzema dgn terjangan kaki kanan.

Lima menit kemudian, Cruz Azul memperoleh penalti selepas Sergio Ramos melanggar Mariano Pavone. Ramos kendati memperoleh kartu kuning. Biarpun demikian, penalti yg dieksekusi sama Gerardo Torrado tidak berhasil. Tendangannya tetap siap ditepis Iker Casillas

Tatkala ronde kedua, tepatnya dalam menit ke-50, Madrid memperlebar jarak dengan Cruz Azul lewat gol ke-3 yg diciptakan oleh Gareth Bale.

Gol bermula atas ofensif dalam sisi kiri yang dibangun oleh Isco & Benzema. Bola setelah itu dikasih menjelang Cristiano Ronaldo yg berlari dalam sisi sayap. Ronaldo lalu kemudian menjunjung umpan silang ke depan gawang & Bale menyambutnya dengan sundulan.

Walaupun tertinggal tiga gol, Cruz Azul nggak berubah jadi defensif. Sebaliknya, mereka senantiasa bermain ofensif. Tujuh menit sehabis gol Bale, Mariano Pavone memperoleh kesempatan. Namun, sundulannya sedang menyisih.

Selain perundingan akhir yang buruk, Casillas bermain apik untuk menghalangi serangan-serangan tokoh Cruz Azul. Tercatat, kiper internasional Spanyol itu melakukan lima penyelamatan sepanjang kompetisi.

Pada menit ke-66, Cruz Azul memperoleh peluang lewat tendangan Pablo Barrera daripada luar kotak penalti. Apes buat Barrera, tendangannya tetap menerpa tiang gawang.

Barrera kembali memiliki kesempatan lima menit sesudah itu. Tapi, lagi-lagi gagal merempuh jala Madrid. Kesempatan ini, tendangannya dari sisi kanan masih siap diamankan Casillas.

Ronaldo juga pernah meraih dua kesempatan setelahnya. Hanya saja, ke 2 peluang bintang sumber Portugal itu gak membuahkan impak. Gol keempat Madrid hasilnya lahir bukan dari kaki ataupun kepala Ronaldo

Ialah Isco yg memproduksi gol keempat Madrid dalam menit ke-72. Meskipun tidak mencetak gol, Ronaldo lagi-lagi menjadi penyumbang assist. Ronaldo dengan berada dalam sisi kiri memberikan bola pada Isco yang hadir pada luar kotak penalti. Selesai mengarungi dua orang pemain Cruz Azul, Isco setelah itu melepaskan depakan datar serta membuat Madrid unggul 4-0.

Susunan Pemain

Cruz Azul: Corona, Gimenez (Fabian 65), Rojas (Valadez 76), Pinto, Rodriguez, Zuniga, Torrado, Bernardello, Formica, Pavone (Barrera 65).

Real Madrid: Casillas, Pepe, , Illarramendi, Isco (Jese 76), Bale, Ronaldo, Ramos (Varane 64), Marcelo, Carvajal, Kroos (Khedira 73) Benzema.

Judi bola online – Kekuatan Bayern Bikin Augsburg Kecapekan

Category : Artikel

Bayern Munich berjaya mendekatkan tahap juara musim dingin (Herbstmeister) setelah menundukkan Augsburg 4-0. Pernah menyamakan Bayern di episode pertama, Augsburg akhirnya kalah risiko kontrol keseluruhan Die Roten.test1

Munich melanjutkan prosesi mereka pada Bundesliga musim ini dengan hadir ke SGL Arena, bertanding mengelakkan FC Augsburg. Pelancongan jarak singkat ke kota Augsburg (yang terletak dalam negeri sebelah yang sama dgn metropolitan Munich; Negeri Bagian Bayern) finis manis.

Tim Pep Guardiola berhasil menyegel 4 gol sekaligus mampu menjaga kemurnian gawang mereka meskipun Manuel Neuer berulang kali jauh meninggalkan gawangnya sendiri.

Keunggulan besar tersebut berasa luar biasa sebab Bayern meraihnya daripada pemain penghuni kondisi ke 3 di skema klasemen sementara. Lain hal, sambungan tiga angka dari pertarungan ini mengangkat Bayern menenteramkan status Herbstmeister (berdasar pada harfiah berarti juara musim gugur).

Tanpa mesti menjalani 17 pertarungan, Bayern sudah makbul menyandang tahap juara Hinrunde; juara babak perdana.

Hasil pertentangan mengelakkan SC Freiburg serta FSV Mainz 05 enggak bakal mengguncangkan status Bayern pada teratas klasemen, bahkan walaupun VfL Wolfsburg selaku pesaing terdekat makbul mengumpulkan sembilan skor dr tiga pertarungan tertinggal di paruh pertama. Bayern sementara ini mengantongi keunggulan sepuluh poin daripada lawan terdekat mereka.

Dominasi Keseluruhan juga Hari yg Wajar dalam Neuer

“Saya ngerasa jika segalanya bertambah sehat daripada hari ke hari, ” ujar Franck Ribery dalam satu wawancara yg hasilnya dimuat di website sah Bundesliga di bulan November kemarin. Permainan Bayern telah maju di arah yang jauh lebih elok soalnya setiap pemain sudah tambah elok mengenal satu sama lain, jadi permainan lebih lebih elok dari musim kemarin.

Masalah ini, pikir Ribery, yakni rahasia permainan gemilang Bayern musim ini. Via penjelasan antar tokoh yg baik, Bayern bisa menggalang semakin besar intimidasi soalnya mereka susah diterka. Unsur ini tentu terlihat di dalam pertarungan melawan Augsburg, terutama dalam sesi perdana.

Kesepahaman antar pemain yang bagus menciptakan jalan bola begitu piawai. Tiap-tiap pemain Bayern terus-menerus menemukan kawan dalam diumpan, dan seringkali pemain yang mendapatkan bola merupakan tokoh yg berdiri amat bebas. Jangankan jadi pengawalan daripada lawan, jadi perhatian pun gak. Dalam sesi pertama, Bayern luar biasa acap mencopot umpan tak terduga.

Hal itu menghasilkan Bayern betul-betul menguasai jalannya pertentangan. Di babak ke 2, hal tersebut bisa tercipta sebab tindasan yg diberikan sama Augsburg sedikit mengendur. Terus bergerak demi memperteguh celah gerak juga menutup jalan umpan Bayern yang dijalani pada putaran pertama tampaknya sudah menciptakan para pemain Augsburg keletihan.

Tdk membingungkan seandainya kemudian Bayern secara keseluruhan sanggup secara total mengurus jalannya laga. Terlebih statistik pertandingan pun menampilkan pertarungan yang begitu mencolok antara ke-2 skuad.

1 hal lain yg menyingkirkan Augsburg daripada kemenangan (ataupun setidaknya kejayaan dalam mencipta gol) ialah kompetensi lini belakang Bayern. Augsburg mengetahui jika tips terbaik guna mengambil gol daripada Bayern ialah lewat terjangan balik. Mereka mempraktekkan jalan tersebut. Hanya saja, usaha Augsburg tidak sempat berjaya.

Seandainya semua outfield player Bayern tak sanggup memusnahkan ofensif Augsburg pra bola meruntun kawasan berbahaya, Manuel Neuer tak ragu dalam keluar meninggalkan gawangnya. Dunia sudah mengenalnya guna penjaga gawang yg berani menjemput risiko; Neuer menegaskan pantauan itu di pertandingan ini.

vidio sepak bola – Mihajlovic yang Tajam mata Menggantikan Teknik serta Menyusun Dinding Teguh

Category : Artikel

Kinerja sama mata diraih Juventus saat menghadang tahapan 4 Serie A, Sampdoria, di Juventus Stadium. Sempat tertinggal menang lebih dulu sama gol Patrice Evra, Sampdoria berhasil menjarah angka melalui depakan kaki kiri Manolo Gabbiadini.test1

Raihan 1 poin ini sempurna disesali Juventus. Pasalnya, selain membuat jarak antara mereka dan AS Roma menipis, yakni satu poin, hasil seri tersebut menyudahi 25 keunggulan kandang bersambung Juve dalam Serie A. Terlebih lagi sebetulnya kesempatan menang bagi Juve cukup gede soalnya menguasai jalannya pertarungan.

Saat sesi perdana Juve demikian kuat. Serangan demi ofensif terus mengalir. Namun kiper Sergio Romero tampil lumayan gemilang. Dan dalam sesi kedua, tim asuhan Sinisa Mihajlovic itu mampu menyimpuk titik lemah ‘Si Nyonya Tua’ sehingga memaksakan impak sama mata.

Dinding Teguh Sampdoria

Sampdoria sejak mula pertentangan bertambah menyeleksi buat memercayakan terjangan balik sebagai daya dalam mendirikan gol. Blucherciati fokus pada pertahanan dgn cuma menyisakan Stefano Okaka seorang diri dalam lini depan periode bertahan.

Begitu menerima serangan, Sampdoria menghasilkan sembilan tokoh dalam membentuk tembok penjagaan dari tengah. Angelo Palombo lalu main guna holding midfielder yg hengkang selevel dengan bek tengah. Sementara Pedro Obiang bekerja jadi pengganggu di lini tengah. Uraian pun seolah beralih atas 4-5-1 memerankan 5-3-1-1.

Obiang sendiri bergerak fleksibel. Periode tokoh tengah Juventus menguasai bola, ia bakal menjadi pemain mula-mula yang mengganggunya. Hanya saja periode bola digulirkan ke kiri, ia bakal menarik langkah sejajar dgn tiga gelandang yang lain.

Taktik itu memproduksi Juve gak siap mempertunjukkan umpan-umpan pendek dalam depan zona box penalti. Juventus benar-benar lazim menaikkan Arturo Vidal ataupun Paul Pogba utk menemani Roberto Pereyra yang sebagai pemain no. 10.

Daripada gambar di atas, Vidal dan Pereyra tampil ada bertambah mendekati zona box penalti dgn Morata ditugaskan untuk pemantul. Dengan mundurnya Obiang, celah di tempat kotak penalti cukup sempit. Maka itu Juve pun lebih bersabar buat memancing para tokoh Sampdoria utk meninggalkan posnya.

Tapi Juve beruntung mengantongi gelandang-gelandang (juga juga Tevez yang getol turun di tengah) dengan skill yg mumpuni di masalah mengarungi tokoh lawan. Saat susunan umpan-umpan pendek Juve gak dapat diperagakan, para tokoh tersebut berinisiatif utk menerobos penjagaan lewat tengah.

Pogba, Tevez, Pereyra, juga Marchisio berhasil melaksanakan dua dribble berhasil. Via keempat pemain tersebut lini tembok Sampdoria cukup kelimpungan, oleh karena itu atas sinilah peluang demi peluang Juve lahir. Namun, beruntung, Sampdoria punya kiper setangguh Romero. Dr lima sepak terjang yang menuju ke gawang, 4 di antaranya berhasil dihalau kiper timnas Argentina itu.

Gol Juventus sendiri didapatkan dari sinopsis umpan sudut. Claudio Marchisio mengoper umpan dalam Evra yg lalu kemudian menyambutnya dengan sundulan keras. Gol itu bertambah kepada kejelian Evra di mencari ruang karena ia muncul dr belakang. Padahal seorang fullback biasanya bakal menunggu di area tengah lokasi periode memperoleh terjangan pojok utk mengatasi terjang balik gesit.

Perubahan Strategi Menyimpuk Sampdoria

Penyesalan Sampdoria tidak dapat mencetak gol dalam bagian perdana yaitu sebab lambatnya transisi menyerang bertahan ke menyerang. Ketika Okaka ataupun Eder mendapatkan bola, tokoh lainnya sering terlambat buat melepaskan umpan. Itu menghasilkan Okaka maupun Eder sering kalah total ketika berada di zona defensi milik Juve. Sampdoria pun sudahnya seringkali dgn mulus kemalingan bola.

Member agen bola login – Setan Merah VS Si Merah: Pertentangan Sengit di Lini Tengah

Category : Artikel

Premier League pekan ke-16 akan menjadikan duel 2 raksasa Inggris, Manchester United serta Liverpool, dalam Old Trafford, Minggu (14/12) malam WIB nanti. Kompetisi yg diprediksi akan melintas tajam mengingat lini tengah bakal menjadi sandaran ke-2 klub ini.test1

MU bakal menyervis Liverpool dgn kepercayaan diri menjulung saat memenangkan lima rivalitas terakhirnya di Premier League. Setelah pernah tersendat-sendat pada pembukaan musim, rombongan Louis van Gaal itu sudah duduk dalam status ke-3 klasemen.

Berbeda dengan di kesebelasan Liverpool, permainan anak asuh Brendan Rodgers itu tengah belum kunjung bagus hingga liga beredar 15 pekan. The Reds kudu balik ikhlas kehilangan poin pada kandang sendiri sehabis bermain imbang tanpa gol dengan Sunderland.

Mutu permainan Liverpool musim ini amat kontras dgn musim silam. Intensitas lini serang Liverpool yang luar biasa ditakuti lawan di musim kemarin sama sekali nggak tersua dalam musim ini.

Dalam Tengah Badai Cedera

Ke-2 club sama-sama datang ke laga itu dengan menghadang kesulitan badai cedera. Pada pihak MU, regu tembok merupakan bagian yang tersangkut upaya paling besar. Chris Smalling, Rafael, Luke Shaw, Daley Blind, serta Phil Jones adalah 5 pemain bertahan United yg sedang kudu absen karena cedera.

Selain tersebut, tetap tersedia Angel Di maria dan Jesse Lingard yg juga masih belum bisa tampil melawan Liverpool karena cedera.

Sedangkan dr Liverpool, Rodgers tetap terbuat pusing risiko tiap-tiap penyerangnya yg enggak kunjung sembuh. Dua penyerang jagoan mereka, Mario Balotelli serta Daniel Sturridge, masih di perawatan, meski beberapa kalangan menyiarkan bahwa Balotelli tepat mulai sembuh serta sepertinya hendak siap dimainkan dalam laga Minggu malam mendatang.

Dgn kondisi tersebut, Louis Van Gaal prospek bakal terpaksa mempertunjukkan Michael Carrick di tim tameng. Carrick bakal melengkapi 3 barisan tokoh di barisan pertahan MU bersama Marcos Rojo dan Johny Evans. Kelihatannya akan terlalu berisiko bahwa Van Gaal menyusutkan bek-bek muda diantaranya Tyler Balckett atau Patrick McNair di laga yg sarat gengsi ini.

Mundurnya Carrick di tim tambak hendak menghasilkan barisan gelandang dipercayakan oleh Ander Herrera dan Marouane Fellaini. 2 gelandang tersebut bakal membantu penguasaan Juan Mata yang bertugas mengelola ofensif Manchester United.

Berbeda dengan di kubu Liverpool, setelah terbuang atas Liga Champions tentu saja mereka tidak mau semakin terpuruk pada Liga Inggris. Oleh karena itu dr itu mereka kudu bisa memunculkan kesangkilan terbaik yang dimiliki utk sanggup meraih poin penuh.

Rodgers sepertinya hendak balik menghasilkan Lucas Leiva dan Jordan Henderson buat mengisi lini tengah Liverpool, adapun Steven Gerrard bakal kembali ditempatkan sederajat gelandang serang di belakang striker.

Pada sisi kanan serta kiri, Raheem Sterling serta Coutinho hendak balik diandalkan untuk mengelola perembesan pada jantung tambak Manchester United.

Oleh karena itu waktu ini yang jadi perkara tinggal menentukan siapa yg akan dipercaya bagi mengisi status penggempur. Rodgers mempunyai 2 kesukaan yang cukup sukar, Rickie Lambert atau pun Mario Balotelli.

Lambert sekarang memang udah tdk setajam selagi masa jayanya di Southampton. Hanya saja penggempur berusia 32 tahun ini sudah melepaskan kontribusi yang enggak buruk di sejumlah pertentangan terakhir Liverpool.

Berbeda dengan Balotelli yang dikabarkan udah balik masuk berlatih, sanggup menurunkan kesempatan lainnya buat Rodgers. Sekalipun masih belum menunjukan ketajamannya di Liverpool, Balotelli tercatat pernah menjungkalkan MU tatkala sedang menyandingi Manchester City.

Bola Online Indonesia – Tameng Jelek Si Merah Memudahkan Persiapan Basel

Category : Artikel

Penantian Liverpool akan Liga Champions hasilnya terkikis sedikit demi sedikit. Atas awal mereka udah rumit menahan lawan “gampang” bagaikan Ludogorets, terutama klub bertabur bintang, Real Madrid.test1

Tadi malam mereka pun kudu diturunkan tahta di “Liga Malam Jumat”, Liga Europa, selepas cuma main seri 1-1 dengan juara Swiss, Basel.

Liverpool benar-benar menunggu kemenangan untuk luput di sesi 16 gede. Namun demikian sepakan Fabian Frei di menit ke-25 malahan memprakarsai mimpi jelek mereka. Jalan Liverpool bertambah terjal kala pertandingan tepat beredar 1 jam. Lazar Markovic, yang baru masuk di episode ke 2 mengoper Rickie Lambert, kudu diusir sama wasit Bjorn Kuipers.

Satu gol depakan bebas atas Steven Gerrard pada menit ke-81 sempat menyulut asa Liverpool, namun hal itu tdk cukup bagi menyelamatkan The Reds ke sesi perdelapanfinal.

Gerrard, yg diistirahatkan akhir minggu kemarin, balik dipasang memerankan starter oleh Brendan Rodgers. Menimbang kebutuhan buat unggul, sang pemandu diberi peran yang makin menyerang juga ditempatkan di belakang striker, Lambert.

Berarti itu menjauhi Joe Allen & Lucas pada status di depan 4 bek, dengan Jordan Henderson serta Raheem Sterling dalam sisi kanan & kiri. Dengan struktur pemain diantaranya tersebut, pertunjukan melebar pula tampak akan menjadi kunci untuk 2 fullback mereka.

Berbeda dengan persatuan skuad tamu, mereka hanya mencita-citakan dampak imbang dalam terlepas (dgn memperhitungkan Ludogorets tidak akan unggul besar menggulung Madrid – yg rasanya nggak butuh berbesar harapan).

Bek profesional usul Argentina, Walter Samuel, disimpan pada bangku cadangan juga baru tampil di sesi ke 2. Gelandang Chile, Marcelo Diaz, & striker muda, Bre’ el Embolo, pula bernasib serupa secara Samuel.

Pelatih Paulo Sousa memang sebagaimana menginstruksikan timnya buat terkaan bertahan di sesi pertama itu. Dengan menyandarkan besar pemain muda, mereka jelas berniat untuk mempertontonkan permainan klise dalam sepakbola saat pasukan sedang tiba ke lapangan lawan: hantaman balik. Walakin yg tercipta malahan sebaliknya, ia dianggap sudah mampu melayani permainan Liverpool yg diantaranya tanpa arah.

The Kop Terlambat Panas

Pada sesi pertama Liverpool memeras keringat utk menobatkan peluang, namun demikian sejumlah kali mereka senantiasa tampil terburu-buru. Meskipun di episode ini mereka bertambah menghalangi bola (sebanyak 56%), mereka nggak kerap mengunjungi pertahanan Basel.

Lambert sederajat striker tunggal tampak terdampar seorangan dan hampir tidak memiliki dukungan. Pada episode pertama tersebut Liverpool betul-betul main buruk juga sedikit pun tak mempunyai kesempatan emas.

Itu ditunjukkan dgn total operan di daerah defensi lawan. Walakin nilai yang dicetak sempurna besar, yakni 80 operan, akan tetapi hanya 45 operan yang mampu akurat sasaran. Jika dipandang makin rinci juga, operan mereka yang menyatroni arah tengah (pergi ke Lambert) dan ke dalam kotak penalti hampir senantiasa tidak berhasil.

Begitupun dgn nominal tembakan di gawang. Liverpool hanya sanggup menciptakan 3 tembakan dgn dua di antaranya akurat bidikan, itupun dua-duanya jatuh akurat dalam tengah-tengah pelukan kiper. Bandingkan dengan Basel yg di dalam ronde perdana sukses menciptakan tujuh tembakan.

Gaya mereka betul-betul membaik selepas turun minum. Alberto Moreno dan Markovic dimasukkan buat menaikkan kelincahan. Banyak operan di pertahan Basel kendati menonjol, dgn 90 operan (64 di antaranya tepat incaran). Tapi selesai Markovic diusir, comeback tampak makin jadi fatamorgana untuk “Si Merah”.

Agent sbobet online – Defensi Buruk \\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\’Si Merah\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\’ Memudahkan Sepak-terjang Basel

Category : Artikel

Kerinduan Liverpool akan Liga Champions sudahnya berkurang sedikit demi sedikit. Dari awal mereka telah rumit menghadapi lawan “gampang” ibarat Ludogorets, apalagi kesebelasan bertabur bintang, Real Madrid.test1

Tadi malam mereka pun mesti diturunkan tahta pada “Liga Malam Jumat”, Liga Europa, setelah hanya tampil sama mata 1-1 dengan juara Swiss, Basel.

Liverpool benar-benar memerlukan kemenangan untuk terlepas ke ronde 16 besar. Namun tendangan Fabian Frei di menit ke-25 justru mengawali mimpi buruk mereka. Jalan Liverpool semakin terjal saat pertentangan udah beredar 1 jam. Lazar Markovic, yang terkini masuk dalam putaran ke 2 menggantikan Rickie Lambert, kudu diusir oleh wasit Bjorn Kuipers.

Suatu gol sepakan lepas atas Steven Gerrard pada menit ke-81 sempat menyulut hasrat Liverpool, walau demikian hal itu tak cukup untuk menyelamatkan The Reds ke sesi perdelapanfinal.

Gerrard, yang diistirahatkan akhir pekan yg lalu, balik dipasang memerankan starter oleh Brendan Rodgers. Menimbang tujuan utk unggul, si pemandu diberi kedudukan yg lebih menyerang juga ditempatkan di belakang striker, Lambert.

Berarti itu meninggalkan Joe Allen serta Lucas pada kondisi dalam depan 4 bek, dengan Jordan Henderson dan Raheem Sterling pada sisi kanan dan kiri. Dengan tatanan pemain seperti tersebut, pertunjukan melenceng pula tampak akan jadi kunci untuk 2 fullback mereka.

Tetapi kubu pemain tamu, mereka cuma membutuhkan dampak imbang dalam lolos (dengan memperhitungkan Ludogorets tdk akan unggul besar membelot Madrid – yang agaknya gak butuh berbesar peluang).

Bek berpengetahuan asal Argentina, Walter Samuel, disimpan pada bangku cadangan serta baru bermain di dalam ronde kedua. Gelandang Chile, Marcelo Diaz, juga striker muda, Bre’ el Embolo, pula bernasib setara dengan Samuel.

Pemandu Paulo Sousa memang bagaikan menginstruksikan timnya untuk taksiran bertahan di bagian pertama ini. Dengan mengandalkan penuh pemain muda, mereka jelas berencana utk memainkan permainan klise pada sepakbola begitu pemain sedang tiba pada markas lawan: hantaman balik. Walaupun yg terjadi malahan sebaliknya, ia dianggap udah sukses melayani suguhan Liverpool yang seperti tanpa arah.

The Kop Terlambat Panas

Pada putaran pertama Liverpool membanting tulang untuk menobatkan kesempatan, tapi beberapa kesempatan mereka selalu tampak terburu-buru. Meskipun dalam sesi ini mereka semakin membendung bola (sejumlah 56%), mereka nggak sering mengunjungi tameng Basel.

Lambert sebagai striker tunggal tampak terdampar seorangan serta hampir tak mendapatkan dukungan. Dalam putaran pertama ini Liverpool benar2 tampil jelek juga sedikit pun tak memiliki kesempatan emas.

Itu ditunjukkan dgn jumlah operan ke lingkungan tameng lawan. Walaupun nilai yg dicetak agak besar, adalah 80 operan, tetapi hanya 45 operan yang berjaya akurat sasaran. Bahwa dilihat kian rinci pula, operan mereka yang pergi ke arah tengah (menuju Lambert) dan ke dalam kotak penalti hampir terus-menerus gagal.

Begitu juga dgn jumlah sepakan di gawang. Liverpool hanya bisa menciptakan 3 lesakan dengan dua di antaranya akurat incaran, itupun dua-duanya jatuh tepat pada tengah-tengah dekapan kiper. Bandingkan dgn Basel yg di dalam putaran mula-mula berjaya mengaktualkan 7 sepakan.

Performa mereka benar2 membaik setelah diturunkan minum. Alberto Moreno serta Markovic dimasukkan untuk menaikkan kecepatan. Nominal operan di pertahan Basel kendati menonjol, dengan 90 operan (64 di antaranya tepat sasaran). Namun demikian selesai Markovic diusir, comeback tampak makin sebagai fatamorgana beri “Si Merah”.

Nomor togel hari ini – Dua Gol Van Persie Mengiringi MU Kalahkan Southampton

Category : Artikel

Manchester United pulang dr kunjungannya ke Southampton dengan tiga poin setelah menang 2-1. Robin van Persie maka pahlawan keunggulan melalui dua golnya, sekali lalu memapah timnya merasuk pada 3 gede Premier League.test1

Hadir ke St. Mary’s, Selasa (9/12/2014) dinihari WIB, MU sejatinya kalah dominan dibandingkan tuan rumah. Whoscored menoreh skuad besutan Louis van Gaal kalah penguasaan bola dengan 46, 5% berbanding 53, 5%.

Urusan peluang kendati demikian. ‘Setan Merah’ terus-menerus mencopot tiga lesakan sejauh rivalitas dgn 2 di antaranya menghadap pada gawang serta berdampak gol. Sementara Soton memiliki 15 percobaan dengan 4 yang tepat incaran.

Van Persie menjinjing MU menang makin dahulu pada menit ke-12, pra kemudian disamakan sama Graziano Pelle pada menit ke-31. Sekalipun langsung ditekan oleh tuan rumah, MU lebih-lebih dapat mengembat gol kedua pada menit ke-71 lagi-lagi melalui Van Persie.

Gara-gara kemenangan itu, MU tinggal landas di urutan tiga untuk mula-mula kalinya musim ini. Wayne Rooney dkk. menyimpan nilai 28 dari 15 pertandingan, tertinggal lima poin dari Manchester City dalam stan jabatan dua & delapan poin atas Chelsea di tertinggi klasemen. Sementara Soton mesti menjadikan kegagalan ketiga secara berturut-turut. Oleh karenanya mereka pun turun di peringkat lima dgn 26 poin.

Jalannya Pertandingan

MU berlabuh di markas Soton dengan diperkuat balik Wayne Rooney usai sehat dr cedera. Pada lini belakang, Louis van Gaal memilih mempertunjukkan bek muda Paddy McNair & menobatkan John Evans pada kursi cadangan

Tuan rumah makin dulu merusuhkan dalam menit ke-4. Sasaran silang Ryan Bertrand ditanduk Shane Long tetapi bola tetap melayang.

Tendangan on target pertama MU saksama berbuah gol dalam menit ke-12. Mulanya Rooney berupaya menusuk pada sisi kiri dgn menempuh Nathaniel Clyne. Namun bola sodorannya terlalu jauh dan dikuasai Jose Fonte.

Fonte lantas berpikir berbuat back pass terhadap Frasier Forster, akan tetapi malapetaka baginya sepakannya terlalu lamban. Robin van Persie dengan lincah mengejar bola serta menceploskannya ke gawang dari jarak dekat dengan menghancurkan Forster.

Sepak terjang balasan dari Soton tampak 3 menit dan kemudian. Umpan silang Steven Davis disambut sundulan Graziano Pelle. Masih melenceng ke kiri.

Di menit ke-27 tuan rumah balik meraih peluang. Umpan silang mendatar Dusan Tadic dari sebelah kiri diterima Pelle di dalam kotak penalti dan diakhiri dengan sepakan mendatar. Masih mudah diantisipasi oleh David De Gea.

Upaya Soton menyepadankan kedudukan berbuah pada menit ke-31. Umpan silang Shane Long daripada sisi kanan diterima Tadic yang lalu kemudian menjuruskan bola ke gawang, namun demikian diblok bek MU. Bola lantas bergulir liar ke dalam lingkup Pelle. Tanpa ampun penyerang internasional Italia ini menendang bola keras-keras dari jarak dekat.

Tuan rumah nyaris menggandakan skornya di menit ke-35. Kesalahan McNair kala berniat membersihkan bola justru mengarahkannya ke Long yg hadir agak bebas di deket gawang. Selamat buat MU, sepakan Long melambung

Jelang bagian perdana berakhir, MU menempatkan kesempatan melalui Van Persie. Mendapatkan sodoran Ander Herrera pada sisi kiri di dalam kotak penalti, Van Persie mengelakkan percobaan dengan kaki kirinya. Tetapi bola hanya menerpa jala sebelah.

Soton memiliki kesempatan apik di menit ke-52. Atas sisi kiri, Tadic menurunkan umpan silang pada Long di tiang jauh yg tak terkawal. Dengan bebas Long menanduk bola ke arah gawang, namun digagalkan refleks cemerlang De Gea.

Sbobet asia – Masa ini Pihak Arsenal vs Hull Tampil pada Episode Ketiga Piala FA

Category : Artikel

Putaran ketiga Piala FA menyatakan ulangan kelompok final musim lalu, dgn juara menetap Arsenal hendak menghadapi Hull City.test1

Bulan Mei yg lalu di Wembley, Arsenal menutup paceklik gelar juara dengan menghabisi Hull 3-2 setelah bangkit dari ketinggalan. Musim ini ke-2 klub bakal balik berhadapan, saat ini di Emirates pada kubu bagian ke-3.

Pada dampak pengundian yg lain, pemuncak klasemen Premier League Chelsea bakal menjamu club Championship Watford. Manchester City pula akan menyuguhi club Championship yang lain, Sheffield Wednesday.

Sementara ini Manchester United, yang diposisikan untuk tim tamu, sedang mesti menunggu pemimpin dr partai replay sesi ke 2 antara Accrington Stanley lawan Yeovil Town. Sedang Liverpool akan menyambangi pada pangkalan Wimbledon yg sekarang bermain pada League Two.

Impak pengundian itu pula mengutarakan persaingan antar tim-tim Premier League, di antaranya Everton versus West Ham United, Leicester City versus Newcastle United, dan Burnley versus Tottenham Hotspur.

Hasil pengundian babak ketiga Piala FA

Blythe Spartans v Birmingham

Southampton v Ipswich

Stoke v Wrexham

Charlton v Blackburn

Dover Athletic v Crystal Palace

AFC Wimbledon v Liverpool

Manchester City v Sheffield Wednesday

Aston Villa v Blackpool

Rotherham v Bournemouth

Huddersfield v Reading

Oxford/Tranmere v Swansea

Cardiff v Colchester

Bolton v Wigan

Sunderland v Leeds

Aldershot/Rochdale v Nottingham Forest

West Bromwich Albion v Gateshead

Burnley v Tottenham

Chelsea v Watford

Barnsley/Chester v Middlesbrough

QPR v Sheffield United

Accrington/Yeovil v Manchester United

Millwall v Bradford

Derby v Southport

Brentford v Brighton

Fulham v Wolves

Leicester v Newcastle

Scunthorpe/Worcester v Chesterfield

Everton v West Ham

Cambridge/Mansfield v Bury/Luton

Preston v Norwich

Doncaster v Bristol Rovers

Agen sbobet terpercaya – 10 Tokoh Newcastle Beri Chelsea Kegagalan Perdana Musim Ini

Category : Artikel

Newcastle United menyampaikan kegagalan baru guna Chelsea musim ini. Main dgn 10 orang sejak menit ke-83, Newcastle unggul 2-1.test1

Kartu kuning kedua yg diterima Steven Taylor memproduksi Newcastle main dengan anggota gak lengkap semenjak menit tersebut. The Magpies telah unggul 2-0 detik tersebut, akan tetapi Chelsea mempertipis skor sebagai 2-1 lewat sundulan Didier Drogba.

Menang banyak pemain, Chelsea langsung menekan penjagaan Newcastle. Namun,, mereka kalah mencipta gol penyama posisi. Newcastle pun memikat poin penuh sebab sepasang gol yang dilesakkan Papiss Cisse.

Kekalahan tersebut tdk memengaruhi stan jabatan Chelsea. Kesebelasan besutan Jose Mourinho ini masih ada di puncak klasemen dengan kumpulan nilai 36 – senantiasa unggul enam poin buat Manchester City. Tapi, jarak enam poin ini dapat terpangkas andai City menundukkan Everton dalam hari Minggu (7/12/2014) dinihari WIB.

Sementara, Newcastle naik ke urutan ketujuh dgn kumpulan nilai 23.

Jalannya Pertandingan

Bertanding pada St James’ Park, Sabtu (6/12/2014) malam WIB, Chelsea bermain beserta mayoritas pemain utamanya, kecuali Nemanja Matic. Gelandang usul Serbia ini terkena sangkutan main selesai memegang lima kartu kuning

Tanpa Matic, Jose Mourinho menumpuk John Obi Mikel & Oscar untuk mengawasi Cesc Fabregas. The Blues tampak relatif oke tatkala putaran perdana, menorehkan 12 attempts ke tiang Newcastle, meskipun cuma dua pada antaranya yang tepat sasaran.

Selama dari sisi penguasaan bola, tidak ada perbedaan mencolok. Chelsea memimpin 58: 42, tetapi Newcastle beberapa kesempatan berhasil mengganggu tameng Chelsea.

Salah satu peluang terbaik Newcastle diperoleh oleh Jack Colback begitu laga berjalan lebih kurang setengah jam. Colback berlari merentak lewat tengah serta menjemput umpan terobosan daripada Ayoze Perez. Apes bagi Colback, tendangannya tengah siap diblok oleh kiper Chelsea, Thibaut Courtois.

Penjagaan ke-2 kesebelasan sama-sama hadir kokoh di putaran perdana. Gak heran jika mengamati banyaknya blok diusahakan di wilayah ruang penalti masing-masing.

Tatkala ronde mula-mula usai, Chelsea luang memiliki peluang lewat terjangan Oscar. Namun,, sepak terjang gelandang usul Brasil ini tetap menyamping. Peluang Oscar tersebut memerankan 1 di antara penuh peluang Chelsea pada sesi mula-mula dgn terbuka atas incaran sekalipun ditangkap kiper Newcastle, Robert Elliot.

Jelas sepintas pra bagian pertama rampung, Elliot memperoleh cedera selepas melaksanakan tendangan gawang. Elliot tidak balik bermain di ronde ke-2 & posisinya digantikan sambil kiper debutan berusia 21 tahun, Jak Alnwick.

Alnwick unjuk kemampuan di menit ke-48 ketika Chelsea meraih sepak terjang lepas. Dia terbang atas gawangnya dalam meninju bola dengan dilepaskan Fabregas ke pada tempat hukuman Newcastle. Kesempatan Chelsea pun nggak berhasil.

Pada menit ke-56, Chelsea balik merisaukan melalui set piece. Ketika itu, tendangan lepas Fabregas diambil Mikel dgn sundulan. Celaka bagi Mikel, sundulannya masih menyisih.

Semenit berjarak, sekiranya Newcastle dgn menggalakkan dgn baik peluang yg mereka punya. Satu buah sasaran dari kiri dengan dilepaskan sambil Sammy Ameobi disambar dengan Papiss Cisse jelas dalam depan gawang Chelsea.

Umpan Ameobi ini tidak berhasil dihalau dengan setidaknya 3 orang2 bek Chelsea. Cisse juga dgn senyap tinggal melesakkan bola di gawang yang djaga Courtois. Newcastle 1, Chelsea 0.

Chelsea mengurung penjagaan Newcastle dalam menit ke-75. Ini berjuang merombak tameng Newcastle lewat umpan lambung & mengandalkan refleksi dari Didier Drogba. Penggempur usul Pantai Gading itu melepaskan bola pada Diego Costa dgn sundulan, namun depakan Costa setelahnya masih siap diblok sama Fabricio Coloccini.

Prediksi online – Sentilan Keane yg Menyakitkan

Category : Artikel

Sama bagaikan Morrissey, Keane nggak pernah was-was bagi menguraikan apa yang dia pikirkan. Bahwa Morrissey kerap meremehkan kolotnya tatanan kehidupan pada Inggris sana, atau mengritik keluarga kerajaan, oleh karena itu siapalah yang tdk pernah dikritik oleh Keane. Untuk tokoh dan kapten Manchester United, dia membuat perpisahan dgn mengritik langsung rekan satu timnya hingga dengan menciptakan kuping sang pembimbing merahtest1

Sang pendidik, Sir Alex Ferguson, bukan orang sembarangan. Sejauh kariernya, dia terbiasa melaksanakan keluhan terhadap kata putus wasit masa dirasa merugikan timnya. Imbasnya, Ferguson berulang-ulang memperoleh hukuman dr federasi. Bila Ferguson yang tukang protes saja hingga merah mendengar kecaman Keane, entah bagaimana rekan-rekannya saat itu.

Dgn dalil dalam menjaga status team senantiasa mendukung, Ferguson pun memutuskan untuk mohon Keane angkat kaki. Kapten yg sempat memberikannya treble di dalam 1999 itu dilepasnya jauh lebih ke Utara, ke Glasgow, guna bermain bersama Celtic.

Keane yg saat itu sudah mengambil senjakala kariernya tidak bermain lama bersama Celtic. Selesai cuma main 10 kesempatan di Liga Skotlandia bersama Celtic, Keane memutuskan dalam purna bakti. Kompetisi testimonialnya bagi United digelar di dalam tahun tersebut juga, saat 2006, serta katanya jadi perkelahian testimonial paling ramai ditonton dalam Inggris Raya.

Dgn hengkangnya Keane, tak terselip lagi kapten pemarah di team United. Tak tersedia lagi kapten yg menghujat rekan-rekannya dgn predikat “udah kesialan gairah sebab tenggelam di pada Rolex & mobil mewah” setiap saat tim main tanpa gairah. Ya, sekeras apapun seruannya, atau semerah apa pun telinga dibuatnya, jeritan Keane acap kali benar.

Selepas jadi pemain, Keane menguji menjadi takdir serupa manajer. Hanya saja, pelancongan kariernya sejajar manajer relatif makin hening. Satu-satunya kesuksesannya merupakan menjinjing Sunderland advertensi di Premier League di 2007, selebihnya gak ada lagi. Tak ada ingar bingar trofi seperti tatkala dia tampil dahulu.

Kendati demikian, ingar bingarnya serupa seorang manusia masih selalu ada. Ibarat satu buah mesin yg terus-menerus panas, bahan bakar Keane guna sanggup terus terlihat yaitu intensitas juga rasa bebasnya utk bersikap dan berkata apa yang dia inginkan. Apalagi ketika udah nggak memerankan seorang manajer kendati, Keane tak sunyi dari sorotan. Otobiografi teranyarnya, yg mengritik besar orang yang pernah bertemu dengannya, hanyalah 1 buah contoh kecil.

Ketika sedang sebagai asisten Paul Lambert dalam Aston Villa, Keane dengan wajah lurus & nyaris gak berekspresi menyangkal jabat tangan dari Jose Mourinho. Sebabnya biasa, pertandingan belum beres waktu itu, meskipun Chelsea selagi berada di keadaan menang. Setelah pertandingan, Keane mengatakan jika Mourinho pasti telah kena tabok kalau bertingkah laku bagaikan tersebut pada Sunday League –liga non-profesional yang dimainkan setiap hari Minggu.

Keane waktu ini tidak lagi jadi asisten Lambert pada Villa. Via pernyataannya minggu yg lalu, dia berterus terang tidak sanggup konsentrasi seluruhnya dgn jabatan ganda yang masa ini dipegangnya: untuk asisten manajer pada Villa dan serupa asisten manajer pada pasukan nasional Republik Irlandia. Akhirnya, Keane menyeleksi bagi melepas jabatannya pada Villa.

Pada tim nasional Irlandia kendati dia bukannya adem-adem aja. Pra perkelahian mengelak Skotlandia, dia dikabarkan tersangkut keributan dengan fans dalam depan hotel skuad sampai-sampai satu buah ambulans didatangkan ke lokasi masalah. Tapi, Keane dinyatakan enggak bersalah di dalam kerusuhan itu. Team tim nasional Irlandia pun serta-merta melepaskan pemahaman dan pembelaan terhadap Keane.